Semono, Bagelen – Pemerintah Desa Semono, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo pada Jumat (04/09/2026) menyelenggarakan Rembuk Stunting Desa Semono Tahun 2026 sebagai salah satu upaya memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan penurunan angka stunting di tingkat desa.
Kegiatan Rembuk Stunting ini menjadi forum penting untuk membangun kesepahaman dan sinergi antara Pemerintah Desa, kader kesehatan, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur masyarakat dalam menangani permasalahan stunting secara terpadu dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, berbagai kondisi dan permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, pola asuh, sanitasi, serta akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi bagian dari pembahasan. Data dan kondisi yang ditemukan di lapangan menjadi bahan penting dalam menentukan langkah penanganan yang tepat sasaran.
Dalam pelaksanaannya, Rembuk Stunting juga diarahkan untuk menghasilkan kesepakatan mengenai program dan kegiatan yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Desa dalam rangka mendukung percepatan pencegahan dan penurunan stunting.
Pemerintah Desa Semono menegaskan bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Upaya pencegahan harus dilakukan sejak sebelum kehamilan, selama masa kehamilan, hingga periode tumbuh kembang anak, dengan memperhatikan aspek kesehatan, gizi, sanitasi, pola asuh, dan kondisi sosial ekonomi keluarga.
Keterlibatan masyarakat juga menjadi faktor penting. Kader Posyandu, kader pembangunan manusia, keluarga, serta tokoh masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi dan melakukan pemantauan terhadap tumbuh kembang anak serta kondisi kesehatan ibu dan balita.
Melalui Rembuk Stunting Tahun 2026, Pemerintah Desa Semono berharap terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, bayi, dan balita.
“Pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi Desa Semono. Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, diharapkan anak-anak Desa Semono dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik.”
Hasil Rembuk Stunting selanjutnya diharapkan menjadi salah satu dasar dalam penyusunan dan penetapan program prioritas desa, sehingga berbagai upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat dilaksanakan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Pemerintah Desa Semono mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak serta mendukung setiap program yang bertujuan mewujudkan Desa Semono yang sehat dan bebas stunting. (*)
Supangat
30 Agustus 2026 22:23:06
Apresiasi setinggi-tingginya buat pemdes semono, pertandingan voli se kecamatan Bagelen yg dirindukan...