Pemerintah Desa bersama masyarakat menyelenggarakan kegiatan Selamatan Desa sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus upaya melestarikan tradisi budaya leluhur, pada hari Kamis (15/01/2026) bertempat di Lapangan Desa Semono.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, Ketua BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga desa, serta warga dari Dusun Krajan. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Selamatan desa diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan kenduri dan makan bersama. Dalam doa yang dipanjatkan, masyarakat berharap agar desa senantiasa diberikan keselamatan, ketenteraman, hasil panen yang melimpah, serta dijauhkan dari berbagai bencana dan marabahaya.
Marsono, Kepala Desa Semono dalam sambutannya menyampaikan bahwa selamatan desa merupakan tradisi turun-temurun yang memiliki nilai spiritual dan sosial yang tinggi.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memanjatkan doa, tetapi juga memperkuat rasa persatuan, gotong royong, dan kebersamaan antarwarga,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Desa berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan adat dan budaya lokal sebagai bagian dari identitas desa, sejalan dengan upaya pembangunan desa yang berkelanjutan.
Warga menyambut baik penyelenggaraan selamatan desa tersebut. Menurut salah satu tokoh masyarakat, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa.
“Tradisi ini jangan sampai hilang, karena di sinilah nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal diwariskan kepada generasi muda,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya selamatan desa ini, diharapkan tercipta kehidupan masyarakat desa yang rukun, harmonis, serta semakin kuat dalam menjaga tradisi dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
warga
25 Januari 2026 07:56:37
mantap.... lanjutkan,,, !!!...