Semono – Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai acara perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purworejo di Desa Semono yang digelar dengan meriah melalui pementasan kethoprak “Suko Laras Budoyo”, Sabtu malam (14/02/2026) di Balai Desa Semono. Acara tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan KKN sekaligus wujud apresiasi mahasiswa kepada masyarakat atas dukungan dan kerja sama selama masa pengabdian.
Pementasan kethoprak yang dibawakan oleh kelompok seni “Suko Laras Budoyo” Desa Semono berhasil memukau penonton yang memadati aula balai desa. Dengan balutan busana tradisional Jawa, tata panggung sederhana namun sarat makna, serta dialog yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal, pertunjukan ini menghadirkan hiburan sekaligus pesan moral bagi masyarakat.
Kepala Desa Semono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para mahasiswa KKN atas dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan selama berada di desa. Berbagai program kerja yang telah dilaksanakan dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan.
“Kami merasa terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Semoga pengalaman yang diperoleh di Desa Semono menjadi bekal berharga di masa depan,” ujar Marsono, S.Sos Kepala Desa Semono.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan penuh dari pemerintah desa serta seluruh warga. Mereka mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga, terutama tentang kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya lokal.
Pementasan kethoprak sebagai acara spesial perpisahan dipilih sebagai bentuk komitmen bersama dalam melestarikan seni budaya tradisional. Antusiasme warga yang hadir menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Desa Semono.
Acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari mahasiswa KKN kepada Pemerintah Desa Semono serta sesi foto bersama yang penuh kehangatan. Meski perpisahan terasa berat, semangat kebersamaan yang telah terjalin diharapkan tetap terjaga dan menjadi awal silaturahmi yang berkelanjutan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Semono. (Ar)
warga
25 Januari 2026 07:56:37
mantap.... lanjutkan,,, !!!...