SEMONO, BAGELEN – Pemerintah Desa Semono, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Penularan Penyakit AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan tersebut bertempat di Aula Balai Desa Semono dengan menghadirkan narasumber dr. Hananto Seno Wahono, Kepala Puskesmas Dadirejo Bagelen.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para kader kesehatan Desa Semono, Ketua RT, dan Ketua RW se-Desa Semono. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan serta pengendalian penyakit menular di lingkungan desa.
Dalam penyampaian materinya, narasumber memberikan pemahaman mengenai penyakit AIDS, TBC, dan malaria, termasuk cara penularan, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya mengenali gejala penyakit agar masyarakat dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis yang tepat.
Penyakit AIDS yang berkaitan dengan infeksi HIV memerlukan pemahaman yang benar mengenai cara penularannya. Masyarakat diharapkan tidak mudah mempercayai informasi yang keliru dan tidak memberikan stigma atau diskriminasi kepada orang yang hidup dengan HIV. Edukasi yang tepat menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan masyarakat yang peduli, terbuka, dan mendukung upaya pencegahan.
Sementara itu, pencegahan TBC perlu dilakukan melalui pengenalan gejala, seperti batuk berkepanjangan, pemeriksaan kesehatan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada TBC, penerapan etika batuk, serta menjaga ventilasi dan kebersihan lingkungan rumah. Masyarakat juga perlu memahami pentingnya menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan apabila terdiagnosis TBC.
Adapun pencegahan malaria dilakukan dengan mengurangi risiko gigitan nyamuk penular, menjaga kebersihan lingkungan, menghilangkan tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada malaria.
Melalui kegiatan ini, para kader kesehatan, Ketua RT, dan Ketua RW diharapkan dapat berperan aktif sebagai penggerak edukasi kesehatan di tengah masyarakat. Peran mereka sangat penting dalam membantu menyampaikan informasi yang benar, mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, serta mengajak warga untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.
Pemerintah Desa Semono menyadari bahwa upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, pengurus wilayah, hingga seluruh lapisan masyarakat.
Oleh karena itu, sosialisasi ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan peserta, tetapi juga mendorong penerapan langkah-langkah pencegahan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, upaya mewujudkan lingkungan Desa Semono yang sehat, aman, dan bebas dari stigma terhadap penderita penyakit dapat terus diperkuat. (*)
Cah Ndeso
26 September 2026 15:55:17
Daftar lengkap nama desa ada tidak pak?...